Zoom

Prabowo Turun Tangan Kalau Ada Upaya Pecah Belah KMP

Oleh Syamsul Bactiar pada hari Kamis, 27 Nov 2014 - 13:50:00 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

64fadli2.jpg

Fadli Zon (Sumber foto : Eko Hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Setelah Partai persatuan Pembangunan (PPP) pecah jadi dua kubu, sepertinya akan disusul Partai Golkar yang dapat giliran berikutnya.Sesama kader partai beringin rindang itu sudah bentrok, masing-masing sudah tidak saling mempercayai lagi.

PPP dan Partai Golkar pada awalnya merupakan dua partai dalam Koalisi Merah Putih (KMP) bersama PKS, Partai Demokrat dan PAN. Tapi belakangan PPP yang akhirnya pecah menjadi dua kubu, satu kubu yang dipimpin Romahurmuziy masuk Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Sedangkan satu kubu PPP di bawah kepemimpinan Djan Faridz tetapi di Koalisi Merah Putih (KMP).

Ancaman perpecahan Partai Golkar menjelang Munas IX memicu partai lama ini terbagi dua. Ketua Umum Aburizal Bakrie sepertinya teduh di dalam KMP. Sedangkan kubu lawan yang kini membentuk Presidium Penyelamat Partai Golkar yang dipimpin Agung Laksono bersama Priyo Budi Santoso, Agus Gumiwang Kartasasmita, Airlangga Hartarto, MS Hidayat dan Zaenuddin Amali akan membawa gerbongnya menyeberang ke KIH.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tidak khawatir dengan situasiini asalkan pemerintah tidak intervensi. Apalagi dari 34 DPD I Partai Golkar, 33 tegas memberi dukungan kepada  Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. "Nggak mengkhawatirkan, hanya soal atraksi premannya saja yang membuat lucu untuk ukuran partai terbesar saat ini bisa di intervensi," kata Fadli.

Ditanya sikap Prabowo dengan kondisi Golkar, Fadli mengatakan, kalau soal Munas tidak ada sikap apa-apa karena itu urusan internal partai. Tapi kalau sesama koalisi, kalau sampai ada upaya memecah belah akan jadi perhatian. "Kita di koalisi sangat perhatian kalau ada upaya memecah belah," jelas Fadli yang juga Wakil Ketua DPR itu.(ss)

tag: #Fadli Zon   #Gerindra   #Wakil Ketua DPR  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement